Jakarta, Channel13tv | Juru bicara pemerintah khusus penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dihujat warganet akibat pernyataannya yang dianggap merendahkan masyarakat kelas bawah.

Pernyataan yang disampaikan melalui telekonferensi di akun YouTube BNPB pada Jumat lalu, 27 Maret 2020.

“Yang kaya melindungi yang miskin agar bisa hidup dengan wajar dan yang miskin melindungi yang kaya agar tidak menularkan penyakitnya, ini menjadi kerja sama yang penting,” demikian pernyataan Yurianto yang mengundang kemarahan netizen.

Adanya keriuhan yang timbul, Yuri memberikan klarifikasi, pernyataannya itu tidak merendahkan orang miskin.

Yuri menjelaskan, akan ada yang memotong video tersebut kemudian diviralkan untuk memancing keributan di dunia maya.

“Padahal, secara lengkap saya meminta orang kaya peduli sama orang yang harus bekerja harian di luar rumah, mereka rentan sakit,” ujar Yuri, Ahad (29/03/20).

READ  Tokoh Agama Kuansing Dukung Komjen Listyo Sigit Prabowo Sebagai Kapolri

Lantas mengumpakaman pengemudi ojek online yang lebih rentan terpapar Covid- 19 ketimbang pekerja work from home.

Itulah mengapa, dirinya meminta ‘Si Kaya’ membantu ‘Si Miskin’ untuk bisa beristirahat dan diliburkan bekerja di tengah pandemi Covid-19.

“Maka saya ilustrasikan banyak orang kaya yang membantu kebutuhan sembako harian orang miskin sehingga mereka tidak perlu lagi keluar rumah. Itu akan mengurangi risiko ketularan penyakit,” tutup Achmad Yurianto. (**)