spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Dugaan Jual Beli Jabatan dan Gratifikasi Proyek di Sulteng, LEMKIRA : Oknum A Pintu Utama Penyelidikan

Channel13tv.com | Beberapa oknum pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) diduga terlibat adanya dugaan jual beli jabatan dan gratifikasi tender proyek dengan trik menggunakan oknum diluar pemerintahan sebagai penghubung langsung.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh kordinator Bidang Investigasi Lembaga Monitoring Kinerja Aaparatur Negara (LEMKIRA) Rahman, Ia meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar segera mengusut dugaan adanya jual beli jabatan dan gratifikasi proyek yang dikontrol salah satu orang kepercayaan petinggi berinisaial A tersebut.

“Berjalannya waktu, telah bermunculan permasalahan terkait jual beli jabatan dan gratifikasi pengaturan tender proyek di pemprov Sulteng yang menggunakan perantara oknum diluar pemerintahan inisial A yang sudah kami laporkan guna dilakukan pemeriksaan,” ungkap Rahman saat diwawancarai awak media di salah satu Warkop di Jakarta Pusat Selasa (21/11/2023).

See also  Kapolres Sinjai Pantau Posko Relawan Covid-19 Desa Lamatti Riawang, Kec. Bulupoddo, Kab. Sinjai

Menambahkan, menurut Rahman oknum A dapat menjadi pintu utama dalam menyelidiki dugaan korupsi jual beli jabatan dan gratifikasi pengaturan tender proyek yang tenrindikasi sudah lama terjadi di lingkungan pemprov Sulteng yang bahkan pernah terlaporkan namun menghilang ditengah jalan.

“Berdasarkan informasi, bahwa kasus dugaan jual beli jabatan pernah di laporkan secara resmi dan dibentuk tim investigasi dari pemprov Sulteng, namun setelah itu dugaan Jual beli jabatan tersebut menguap dan beberapa oknum pejabat yang diberi sangsi hingga saat ini tidak diketahui siapa dan apa konsekuensi hukum yang telah diterima, maka kami tegaskan hal seperti itu tidak boleh terjadi lagi dan harus dibongkar hingga akarnya,” tegas Rahman.

See also  Komandan Kodiklatal Terima Kunjungan Kerja Pangkoarmada II

Diketahui, setahun sebelumnya Tim investigasi bentukan Gubernur Sulawesi Tengah telah mengungkapkan sebanyak enam orang pejabat setempat terbukti terlibat kasus dugaan jual beli jabatan namun tidak menyebutkan nama dari pejabat tersebut,

“Kami dari tim sudah melakukan pemeriksaan terhadap kurang lebih sebanyak 28 orang saksi yang diduga mengetahui. Hasil pemeriksaan tersebut, ada terdapat 6 orang yang dinyatakan melakukan pelanggaran,” ungkap Kepala Inspektorat Provinsi Sulawesi Tengah M Muchlis dalam keterangan resminya kepada media di kantor Gubernur Sulteng, Jumat 10 Juni 2022 tahun lalu.**

(Mhd)

Get in Touch

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Related Articles

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Get in Touch

22,880FansLike
3,913FollowersFollow
21,900SubscribersSubscribe

Latest Posts